Dia pun berharap paspor Indonesia tidak lagi sekadar menjadi dokumen perjalanan, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada setiap WNI di manapun mereka berada.
"Paspor Indonesia harus berarti satu hal, di mana pun Anda berada, negara ada di belakang Anda," ujar dia.
Lebih lanjut, dia menegaskan perlindungan terhadap WNI merupakan prioritas utama melalui penanganan krisis yang lebih cepat serta pengembangan layanan digital terpadu.
"Ke depan, perlindungan WNI tetap menjadi salah satu prioritas utama, dengan respons krisis yang lebih sigap dan layanan digital yang terintegrasi," kata dia.
(Dhera Arizona)