Evident Institute dalam analisis terhadap 63 tokoh dalam populasi kajian ini terdapat dua nama layak disorot lebih dekat karena portofolio jabatan bersifat vital yakni penciptaan lapangan kerja lewat investasi, dan komunikasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat.
Pertama, Todotua Pasaribu, Wamen Investasi dan Hilirisasi/WakaKepala BKPM, mewakili sisi ekonomi yang capaiannya terukur lewat realisasi investasi dan penyerapan tenaga kerja. Kedua, Angga Raka Prabowo, Wamen Komunikasi dan Digital (Komdigi), mewakili sisi komunikasi publik yang menjembatani kebijakan pemerintah dengan birokrasi dan masyarakat.
“Keduanya menjadi sampel yang relevan untuk menilai sejauh mana sorotan media berkorelasi dengan kinerja nyata pada dua urusan pemerintahan yang berdampak langsung ke masyarakat,” kata Ivan.
Todotua Pasaribu diidentifikasi sebagai kombinasi ideal antara legitimasi tulus dan popularitas organik, mencatat capaian institusional yang bersumber resmi. Realisasi investasi nasional 2025 melampaui target Presiden, tembus Rp1.931 triliun, dengan realisasi hilirisasi tumbuh 43,3 persen.
Tren pertumbuhan hilirisasi itu berlanjut pada semester pertama 2026, pada sisi reformasi birokrasi, ia memimpin penerapan skema “fiktif positif” berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 yang mempercepat proses perizinan usaha secara nyata.