Setelah berada di udara, para penerjun membentuk sejumlah formasi. Mereka kemudian mengibarkan bendera bertuliskan “81 Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur”. Dalam formasi lainnya, para penerjun juga mengibarkan bendera dengan gambar Presiden Prabowo Subianto.
Pada kesempatan itu, Prasetyo mengatakan penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi salah satu hal penting yang dilakukan pemerintah. Ia mencontohkan kehadiran pesawat tempur Rafale yang kini mulai memperkuat pertahanan Indonesia.
“Dan kemarin-kemarin kan saudara lihat kita di dalam demo udara itu beberapa pesawat Rafale sudah mulai datang dan tidak sekedar Rafale itu, menerbangkan pesawat tempur Rafale dan itu empat-empatnya adalah putra-putra terbaik bangsa Indonesia. Itu lho yang menurut saya, menurut kami itu jauh lebih penting karena itu bukan sesuatu yang mudah,” katanya.
Selain Rafale, Prasetyo juga menyoroti pesawat angkut Airbus A400M yang dinilai memiliki manfaat penting bagi Indonesia, terutama dalam menghadapi kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire dan rawan bencana.
Apalagi, baru-baru ini A400M juga berkontribusi untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa kekuatan M7,7 di NTT.