"Kesepakatan diesel yang konyol ini tidak akan berdampak apa pun terhadap harga di pasar dunia," kata Perdana Menteri Belanda Rob Jetten, dilansir dari The New York Times.
"Langkah ini justru mengisi kas perang Putin, jadi ini benar-benar pilihan yang sangat buruk dari pihak Trump, dan ia sebaiknya membatalkannya," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)