Mesin pekat oksigen dan tabung oksigen diprioritaskan untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai wilayah dengan dampak karhutla terparah, di antaranya Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Riau.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan menyeluruh, Kementerian Kesehatan menyiagakan penuh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, mencakup 1.691 Puskesmas, 360 Rumah Sakit Rujukan, serta 87 Labkesmas untuk penanganan medis cepat dan pengujian kualitas udara.
Kemenkes berkomitmen untuk terus mengoptimalkan distribusi logistik medis demi menjaga keselamatan masyarakat.
"Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan konsisten menggunakan masker. Kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit bawaan seperti asma dan jantung menjadi prioritas utama dalam penanganan dan perlindungan kesehatan selama masa tanggap karhutla ini," imbau Widyawati. (Febrina Ratna Iskana)