IDXChannel—Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut proyek Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai (Fase 1B) telah rampung. Dia berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikan proyek tersebut pada 26 Agustus 2026 mendatang.
“Bulan Agustus ini akan ada hadiah bagi warga Jakarta yaitu LRT dari Kelapa Gading sampai dengan Manggarai sudah selesai,” kata Pramono saat menjadi pembicara dalam kegiatan Dialog Kebangsaan di HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).
Pramono mengatakan dirinya terlibat dalam proses perencanaan proyek tersebut sejak awal. Menurut dia, pembangunan LRT Jakarta pertama kali dimulai pada 2016 saat dirinya menjabat Menteri Sekretaris Kabinet sebagai bagian dari persiapan Asian Games 2018.
Kala itu, lintasan yang dibangun hanya menghubungkan Kelapa Gading dengan Velodrome sepanjang 5,8 kilometer dengan lima stasiun. Namun, setelah Asian Games usai, ia menilai jalur tersebut belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat karena jumlah penumpangnya masih rendah.
“Ini kalau tidak dilanjutkan, sampai kapan pun yang namanya LRT dari Kelapa Gading sampai Velodrome ini enggak akan pernah membawa manfaat yang maksimal bagi warga Jakarta. Kenapa? Hanya 5 stasiun, penumpang hariannya kurang lebih 2.000 sampai 4.000, pasti rugi,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah memutuskan memperpanjang jalur hingga Manggarai. Pramono berharap peresmian dapat dilakukan sesuai jadwal oleh Presiden Prabowo.
“Akhirnya atas persetujuan bapak presiden kita perpanjang sampai dengan Manggarai dan mudah-mudahan tanggal 26 Agustus ini akan diresmikan oleh Bapak Presiden Pak Prabowo,” katanya.
Pramono meyakini perpanjangan jalur hingga Manggarai akan meningkatkan jumlah penumpang secara signifikan. Menurut dia, pada tahap awal jumlah pengguna dapat mencapai sekitar 60.000 orang per hari dan dalam kondisi normal bisa menyentuh 80.000 penumpang per hari.
“Dan inilah yang menjadi backbone utama transportasi yang akan merubah wajah Jakarta,” ucapnya.
Ia juga menegaskan jalur LRT Jakarta akan kembali diperpanjang hingga Dukuh Atas dan ditargetkan selesai pada 2028. Kawasan Dukuh Atas nantinya akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi, mulai dari MRT, KRL, kereta bandara, TransJakarta, hingga LRT.
“Dan saya sudah memutuskan sampai dengan tahun 2028 akan tersambung selesai dengan sampai Dukuh Atas. Dan Dukuh Atas akan terkoneksi dengan semuanya, dengan MRT, kereta bandara, LRT, TransJakarta, dan yang lainnya KRL,” tutur Pramono.
(Nadya Kurnia)