sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menag Tinjau Masjid IKN, Pembangunan Sudah 90 Persen

News editor Kunthi Fahmar Sandy
12/01/2026 16:38 WIB
Adapun progres pembangunan Masjid Negara kini telah mencapai 90 persen. Masjid megah ini memiliki kapasitas hingga 60.000 jamaah.
Menag Tinjau Masjid IKN, Pembangunan Sudah 90 Persen (FOTO:Dok Laman Kemenag)
Menag Tinjau Masjid IKN, Pembangunan Sudah 90 Persen (FOTO:Dok Laman Kemenag)

IDXChannel - Menteri Agama Nasaruddin Umar meninjau progres pembangunan fasilitas rumah ibadah, salah satunya masjid negara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (11/1/2026).

Adapun progres pembangunan Masjid Negara kini telah mencapai 90 persen. Masjid megah ini memiliki kapasitas hingga 60.000 jamaah. Salah satu ikon yang paling mencolok adalah menara minaret setinggi 99 meter yang melambangkan 99 nama Allah atau Asmaul Husna.

Menag pun memastikan percepatan pembangunan sarana peribadatan yang akan menjadi pusat spiritualitas sekaligus simbol kerukunan umat beragama.

Dia mengungkapkan bahwa saat ini proses konstruksi difokuskan pada dua bangunan besar, yakni Masjid Negara dan Gereja Basilika. Namun, ia menekankan bahwa kawasan ini nantinya akan menjadi komplek rumah ibadah yang inklusif.

"Saat ini Masjid Negara dan Basilika sedang berproses. Ke depannya, seluruh rumah ibadah lintas agama mulai dari Gereja Kristen, Vihara, Kuil, hingga Pura besar akan dibangun dalam satu kawasan yang berdekatan," ujar Menag dikutip keterangan pers Senin (12/1/2025).

Kepala Petugas Konstruksi, Evry, menjelaskan bahwa rumah ibadah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu dirancang untuk berdampingan secara harmonis di IKN. "Tahap awal memang dua bangunan ini, namun rencana besar mencakup Klenteng besar, Vihara, dan Pura yang semuanya terintegrasi," ujarnya.

Sementara itu, pembangunan Gereja Basilika juga terus menunjukkan kemajuan signifikan. Jika dilihat dari udara, arsitektur bangunan ini akan membentuk simbol salib. Gereja dengan kapasitas 1.600 umat ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti Wisma Uskup, Jalan Salib dan Taman Goa Maria, hingga Gedung Kolaborasi Lintas Agama.

Tidak sekadar meninjau fisik, Menag juga memberikan masukan teknis dan estetis. Ia menyarankan penambahan ornamen dinding serta pengaturan pencahayaan (lighting) yang lebih artistik pada Masjid Negara maupun Basilika guna memperkuat aura spiritualitas bangunan.

Menag berharap fasilitas publik ini bisa segera rampung agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pegawai di IKN.

"Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan segera selesai. Apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan. Harapannya, jika sudah rampung, masyarakat bisa langsung memanfaatkannya untuk beribadah dan memperkuat ukhuwah di lingkungan IKN," katanya.

Pembangunan kompleks rumah ibadah ini diharapkan menjadi potret nyata dari visi Indonesia yang menjunjung tinggi toleransi dan moderasi beragama di tengah modernitas.

(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement