sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Menhut Sebut Prabowo Bakal Keluarkan Inpres Selamatkan Populasi dan Habitat Gajah

News editor Binti Mufarida
12/03/2026 15:58 WIB
Presiden Prabowo Subianto akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Gajah Borneo.
Menhut Sebut Prabowo Bakal Keluarkan Inpres Selamatkan Populasi dan Habitat Gajah (FOTO:iNews Media Group)
Menhut Sebut Prabowo Bakal Keluarkan Inpres Selamatkan Populasi dan Habitat Gajah (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Gajah Borneo. 

Raja Juli mengatakan hal ini sebagai upaya untuk membantu Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyelamatkan populasi gajah, salah satunya dengan membentuk area preservasi. 

"Di HGU yang sudah terbit, sawit yang terbit di Sumatera, akan dibentuk apa yang disebut sebagai Area Preservasi. Area preservasi yaitu sebuah wilayah yang memungkinkan ada koridor gajah, antar kantong tadi, sehingga gajah ini dapat bergerak dari satu kantong ke kantong yang lain. Jadi ini sangat penting sekali," kata Raja Juli usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/3/2026). 

Raja Juli menyampaikan, keputusan ini diambil menyusul menyusutnya kantong-kantong gajah di Indonesia. 

Saat ia baru menjabat sebagai Menhut, jumlah kantong gajah di Indonesia tinggal 21 buah, dari total 42 buah sebelumnya. 

Hal ini memberikan pemahaman bahwa tanpa intervensi, kantong gajah akan punah yang berimplikasi pada populasi gajah. 

"Kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Dan oleh karena itu, populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan iconic species di Indonesia, tidak menutup kemungkinan akan punah," kata Raja Juli. 

Nantinya, area preservasi tidak hanya dibentuk antar kantong, melainkan di dalam kantong gajah. Pasalnya, area preservasi di dalam kantong gajah yang tersisa sudah terfragmentasi alias tidak menyatu atau tersebar menjadi beberapa bagian kecil. 

"Kami nanti akan juga membuat koridor di dalam kantong agar daya jelajah lebih luas dan dari segi kesejahteraan satwa ini juga lebih baik, termasuk mencegah terjadi inbreeding, ya. Kalau kantongnya sudah terpecah-pecah tentu (gajah) akan kawin sesama saudara. Ini mengakibatkan juga tidak baiknya terhadap populasi gajah di Sumatera maupun di Kalimantan," tuturnya. 

Ia juga menjelaskan, Presiden Prabowo sudah memberikan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) miliknya untuk menjaga habitat gajah Sumatera. 

Pemberian ini ditegaskan kembali dalam pertemuannya dengan Raja Inggris, Charles III, di London awal tahun 2026. 

"Awalnya King Charles meminta 10.000 hektar, beliau serahkan 20.000 hektar, bahkan sekarang menjadi 90.000 hektar. Semuanya diperuntukkan untuk menjaga habitat gajah di Sumatera," kata Raja Juli.

(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement