Trump juga menegaskan kembali bahwa, berbeda dengan kekalahannya dalam pemilihan presiden pada 2020, ia menerima hasil pemungutan suara kali ini dan siap bekerja sama dengan Partai Demokrat, yang kini akan mengendalikan Kongres.
“Saya bisa bekerja sama dengan mereka dalam banyak hal,” kata Trump.
Di sisi lain, Trump memperingatkan bahwa ia siap menggunakan kekuasaan eksekutifnya untuk memveto rancangan undang-undang apa pun dari Partai Demokrat yang tidak ia kehendaki.
"Mereka bisa saja mengajukan, misalnya, 50 rancangan undang-undang. Saya bisa memvetonya," kata Trump.
Mengingat jajak pendapat menunjukkan bahwa perang di Iran, serta kenaikan harga minyak yang dipicunya, sangat tidak disukai oleh para pemilih, Trump mengakui bahwa konflik yang berlarut-larut itu turut berkontribusi terhadap hasil pemilu.