"Bahkan jangka panjang juga bisa menyebabkan kanker. Itu jangka panjang. Sehingga secepatnya memang harus ditanggulangi," tambahnya.
Di sisi lain, Slamet menilai, Pemerintah perlu melakukan upaya preventif penyakit ISPA bagi masyarakat, salah satunya memberikan sosialisasi akan bahaya asap.
"Yang kedua, preventif pencegahan. Jadi, ke depannya memang harus diminimalisir karhutlanya. Pemerintah juga harus menjamin masker untuk masyarakat, terutama untuk anak sekolah yang rentan sakit, ya; anak TK, SD, SMP, ya kan SMA, itu harus diberikan masker," ucap Slamet.
"Terus yang ketiga, dokter-dokter kita siap, termasuk faskesnya, rumah sakit. Dan saya kira SOP terhadap karhutla itu hampir semua dokter sudah tahu; dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lain. Jadi itu yang perlu kami sampaikan," pungkasnya.
(Nadya Kurnia)