IDXChannel—Chief Technology Officer Vision+ Darmawan Zaini menyoroti isu kerugian ekonomi di industri kreatif yang mencapai Rp30 triliun. Kerugian tersebut diakibatkan oleh praktik pembajakan film dan konten digital di Indonesia.
Darmawan menjelaskan hasil riset Asosiasi Video Streaming Indonesia (Avisi) bersama Universitas Pelita Harapan menunjukkan ada sekitar 49,5 juta penonton ilegal di Indonesia yang memicu kerugian ekonomi senilai Rp25 triliun hingga Rp30 triliun.
Dia mengatakan data tersebut menjadi alarm penting bagi para pemangku kepentingan untuk menyadari dampak negatif pembajakan yang masif terhadap ekosistem industri kreatif dan perekonomian nasional.
Sebab pembajakan bukan sekadar masalah pelanggaran hak cipta, melainkan ancaman langsung terhadap keberlangsungan industri.
“Ini pertama kalinya kita melihat skala pembajakan digital di Indonesia sebesar ini. Dampaknya sangat terasa pada pertumbuhan ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, hingga keberlangsungan industri kreatif secara keseluruhan,” kata Darmawan saat diwawancarai di Jakarta, Kamis (15/1/2026).