"Penghargaan ini sebetulnya harusnya didedikasikan justru untuk seluruh kepala daerah, gubernur, bupati, wali kota di seluruh Indonesia yang khususnya untuk program Koperasi Desa Merah Putih. Mereka sebenarnya banyak membantu dari mulai proses pembentukan akta, pembentukan forum musyawarah desa khusus, maupun pembangunan fisik gudang, gerai, dan alat perlengkapannya," ujar Ferry.
Ferry menitikberatkan program Koperasi Merah Putih segera memasuki tahap operasional penuh seiring hampir rampungnya proses verifikasi dan validasi kelayakan fisik gerai serta pergudangan. Payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) mengenai reposisi dan restrukturisasi koperasi juga ditargetkan rampung dalam waktu dekat, diiringi penempatan penyertaan modal dari bank-bank Himbara, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga perbankan desa.
Kehadiran jaringan koperasi di tingkat desa dan kelurahan diyakini mampu membuka sumber penerimaan baru bagi kas daerah. Penguatan basis ekonomi rakyat ini dirancang agar akselerasi pembangunan tidak lagi bertumpu semata pada korporasibbesar.
"Mudah-mudahan keberadaan kehadiran KDMP ini bisa membantu daerah-daerah, adab perputaran uang di desa-desa, ada peningkatan APBD di setiap kabupaten. Mudah-mudahan dengan keberadaan koperasi bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, bisa lebih naik secara signifikan, tidak hanya lagi ditopang olehbkekuatan swasta atau BUMD, BUMN," ujar Ferry.