Pada kesempatan itu, Prasetyo juga membeberkan update penanganan karhutla dengan OMC hingga hari ini, Selasa (20/10/2026), pukul 06.00 WIB:
1. Sumatera Selatan
Sejak 16 Oktober sebanyak 8 sorti dengan bahan semai 1.600 kg NaCl dan 4.000 kg bahan semai dry ice. Untuk Sumsel, selain dari Posko Palembang, OMC dry ice ini juga didukung dari Posko Lampung untuk antisipasi jika terjadi kendala visibility di Palembang.
Posko Lampung dengan dry ice dioperasikan pada tanggal 15 - 18 Oktober sebanyak 6 sorti dengan 4.800 kg dry ice. Hasil positif terjadi di Sumsel dengan adanya penurunan PM 2.5 dan peningkatan visibility.
2. Kalimantan Tengah
Sejak 26 Agustus sebanyak 48 sorti dengan 43.800kg bahan semai NaCl. Volume Curah Hujan yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung mencapai 67,45 jt m3. Terdapat juga Posko bantuan dari Kalsel karena kendala visibility di Kalteng yang mulai dilaksanakan pada 18 Oktober sebanyak 2 sorti dengan 800 kg dry ice dan 800 kg NaCl.
Berdasarkan laporan dari lapangan dan penakar AWS/ARG, terdapat hujan di Kab. Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Kapuas, Gunung Mas, dan Barito Timur.