IDXChannel - Perusahaan media milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencatatkan kerugian besar pada kuartal II-2026.
Dilansir dari AP pada Selasa (11/8/2026), Trump Media & Technology mengumumkan rencana untuk membatasi ekspansi bisnis baru.
Perusahaan di balik platform media sosial Truth Social itu akan fokus ke bisnis intinya, yakni sebagai forum bagi pengguna untuk menyampaikan pandangan mereka.
Perusahaan mengalami kerugian sebesar USD238 juta (Rp4,2 triliun) pada April-Juni, di tengah ekspansi ke bisnis yang tidak terkait dengan media, termasuk kripto.
Kerugian tersebut 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya. Kerugian per saham melebar menjadi 86 sen dari 8 sen.