sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prabowo Optimistis Proyek LNG Masela Bermanfaat untuk Pembangunan Indonesia

News editor Binti Mufarida
16/07/2026 16:25 WIB
Penegasan ini diungkapkan Prabowo saat meresmikan groundbreaking PSN LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, melalui video conference.
Prabowo Optimistis Proyek LNG Masela Bermanfaat untuk Pembangunan Indonesia. (Foto: Sekretariat Presiden)
Prabowo Optimistis Proyek LNG Masela Bermanfaat untuk Pembangunan Indonesia. (Foto: Sekretariat Presiden)

IDXChannel—Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa dimulainya proyek Liquefied Natural Gas (LNG) atau Gas Alam Cair Abadi Masela, di Kepulauan Tanimbar, Maluku akan mendorong kemakmuran bagi rakyat.

Penegasan ini diungkapkan Prabowo saat meresmikan groundbreaking PSN LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, melalui video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (16/7/2026).

Proyek raksasa di sektor migas ini berlokasi sekitar 170–180 km di sebelah barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dikembangkan melalui skema Cost Recovery PSC oleh INPEX Masela Ltd. selaku operator dengan kepemilikan saham mayoritas (65 persen). 

Pengembangan proyek ini juga menggandeng mitra strategis, yakni PT Pertamina (Persero) (20 persen) dan Petronas (15 persen). Nilai investasi proyek ini mencapai USD20,9 miliar.

Prabowo menegaskan pembangunan sektor energi harus berjalan seiring dengan agenda hilirisasi industri nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya energi yang melimpah untuk mendukung transformasi ekonomi.

“Proyek semacam ini sangat penting. Saya sangat menghargai dimulainya proyek ini. Masela akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas, kondensat dan sebagainya, sehingga ini akan sangat membantu pembangunan Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan bahwa Indonesia harus melakukan hilirisasi dan hilirisasi ini membutuhkan energi.  Dia juga mengapresiasi komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Ia menekankan bahwa pembangunan ekonomi, transformasi industri, hilirisasi, dan industrialisasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ekonomi, pembangunan, transformasi, hilirisasi, industrialisasi harus secepatnya membawa kemakmuran untuk sebanyak-banyaknya rakyat Indonesia. Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat kita, tanggung jawabnya adalah menjamin bahwa rakyat merasakan,” tegasnya.

Prabowo meminta agar pelaksanaan proyek mengutamakan keterlibatan tenaga kerja lokal serta memberikan kesempatan kepada pengusaha daerah. Menurutnya, apabila pelaku usaha lokal masih membutuhkan peningkatan kapasitas, pemerintah bersama BUMN siap memberikan pendampingan.

“Sehingga komitmen tadi, mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal. Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin kurang kompetensinya, ya dibantu, ya ada keberpihakan, ada affirmative action. Nanti dari perusahaan-perusahaan BUMN, dari Danantara, dari Pertamina, akan mengerahkan bantuan-bantuan teknis. Kita ingin semua merasakan dampak dari proyek ini,” pungkasnya.  


(Nadya Kurnia)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement