Bambang berharap kesempatan serupa dapat diberikan kepada lebih banyak pekerja dari berbagai daerah di Indonesia. Bagi Bambang, undangan tersebut menjadi sebuah momen istimewa yang tentu akan ia ceritakan kepada keluarga.
“Ke istri dong, istri-anak kan, mungkin ini, mungkin sekali-kalinya mungkin seumur hidup ini, nantinya nggak bakal dapat undangan lagi, mungkin yang lain, mungkin ini sebuah momen yang, sebuah kebanggaan lah buat kami, khususnya buat kami pribadi, baru sekali ini dapat undangan,” katanya.
Rasa terkejut dan haru juga dirasakan Sarip Mujianto, buruh yang telah bekerja sejak 2010. Menurutnya, undangan tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap kelompok pekerja yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
“Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo Subianto yang sudah perhatian kepada kaum buruh,” tuturnya.
Seperti Bambang, orang pertama yang ingin diberi tahu Sarip mengenai pengalaman tersebut adalah keluarganya. Terlebih, orang tuanya berada di kampung dan menurutnya undangan tersebut juga menjadi kebanggaan bagi keluarga.