sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Renovasi Museum Kesaktian Pancasila Lubang Buaya Hadirkan Sentuhan Digital

News editor Binti Mufarida
01/10/2026 12:17 WIB
Renovasi dilakukan untuk memperkuat fungsi museum sebagai ruang pembelajaran sejarah.
Renovasi Museum Kesaktian Pancasila Lubang Buaya Hadirkan Sentuhan Digital. (Foto: Sekretariat Presiden)
Renovasi Museum Kesaktian Pancasila Lubang Buaya Hadirkan Sentuhan Digital. (Foto: Sekretariat Presiden)

Lebih lanjut, Fadli mengatakan pembaruan juga dilakukan terhadap urutan waktu dan konteks sejarah yang disajikan kepada pengunjung. Penyempurnaan tersebut turut melibatkan para sejarawan agar narasi yang disampaikan kepada publik lebih lengkap.

“Sebenarnya ada lebih banyak sentuhan-sentuhan digital dan juga narasinya yang lebih lengkap. Pada waktu itu memang belum lengkap, terutama secara sekuens, lini masanya itu belum terlalu lengkap, dan ini dilengkapi juga oleh para sejarawan,” ungkap Fadli.

Selain ruang pamer dan diorama, renovasi turut mencakup ruang relik yang menyimpan sejumlah benda terkait para Pahlawan Revolusi, seperti pakaian, jam tangan, serta memorabilia lainnya. Fadli berharap koleksi tersebut dapat membantu masyarakat memahami peristiwa sejarah melalui benda-benda yang menjadi bagian dari memori masa lalu.

Proses renovasi mulai dilakukan setelah peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun sebelumnya. Kini, setelah pembaruan selesai, Fadli memastikan museum telah dapat dikunjungi kembali oleh masyarakat.

“Ya, sudah terbuka untuk umum,” ujarnya.

Fadli juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar museum-museum sejarah terus dirawat, dilindungi, dan direvitalisasi sehingga tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan ingatan bersama bangsa.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement