Total pasokan 4,8 juta ton solar dari Rusia setara dengan sekitar 36 juta barel bahan bakar tersebut.
"Dengan kendali penuh kita atas Selat Hormuz, dikombinasikan dengan kesepakatan energi besar dengan Rusia ini, harga solar untuk warga Amerika dan bahkan seluruh dunia akan anjlok dengan kecepatan rekor," kata Trump di platform media sosial Truth Social.
Setelah unggahan Trump, Departemen Keuangan AS mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa, atas arahan presiden, pihaknya akan segera mengeluarkan lisensi sementara yang mengizinkan solar Rusia untuk masuk pasar global.
Langkah ini menandai pembalikan besar dalam kebijakan AS terhadap Rusia. Ekspor energi Rusia telah dikenai sanksi berat AS sejak invasi skala penuh Moskow ke Ukraina pada 2022.
Hanya tiga minggu yang lalu, Trump menandatangani undang-undang yang mengenakan tarif hingga 100 persen pada negara pembeli energi Rusia.