Dia mencontohkan, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) juga pernah dikritik karena jarang kunjungan keluar negeri. Sementara kini, dirinya dikritik karena dianggap terlalu sering bepergian keluar negeri.
“Jadi, ada Presiden kayak Pak Jokowi yang jarang keluar negeri, disalahkan ya kan ‘Jokowi enggak pernah ke luar negeri. Jokowi tidak peduli politik luar negeri’. Saya sering ke luar negeri, ‘Prabowo sering ke luar negeri’. Aneh sebenarnya tidak ada masalah gitu, bener enggak,” katanya.
Prabowo pun menegaskan saat ini dinamika politik sudah berubah, tidak ada yang tahu kawan ataupun lawan. “Situasi mungkin berubah, sekarang dinamikanya geopolitik begitu kacau. Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa,” kata dia.
Namun, kata Prabowo, Indonesia beruntung mendapatkan warisan dari para pendiri bangsa yang menegaskan politik luar negeri Indonesia bebas aktif atau non aligned.