Dari sisi manufaktur, Servvo saat ini memiliki kapasitas produksi lebih dari satu juta tabung per tahun. Produk dan layanan perusahaan digunakan untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor, termasuk pertambangan, pembangkit listrik, hotel, rumah sakit, perbankan, restoran, bandar udara, transportasi umum, otomotif, pemerintahan, hingga berbagai fasilitas strategis lainnya.
Servvo juga terus mendorong peningkatan kandungan lokal, kemampuan produksi dalam negeri, penerapan SNI, dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri nasional sekaligus meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menyediakan kebutuhan produk keselamatan kebakaran.
Strategi tersebut diperkuat melalui pendekatan Close to Customer dengan membangun jaringan kantor cabang, representative office, dan dealership di berbagai daerah. Melalui jaringan tersebut, Servvo berupaya mendekatkan dukungan teknis dan layanan kepada pelanggan sekaligus memahami kebutuhan proteksi kebakaran yang berbeda di setiap wilayah.
“Setelah 25 tahun, kami tidak ingin hanya melihat kembali apa yang telah dicapai. Kami ingin melihat ke depan. Dari APAR, kini Servvo memasuki era Fire Protection Systems yang lebih luas. Mimpi kami adalah agar produk anak bangsa terus dipercaya, mampu bersaing dengan kualitas terbaik, dan memberikan kontribusi nyata bagi keselamatan kebakaran serta pembangunan Indonesia,” kata Direktur Utama PT Servvo Fire Indonesia, Edy Setiawan.
Memasuki usia ke-25, Servvo juga memperkenalkan lini Servvo Fire Systems yang memperluas solusi perusahaan dari portable fire extinguisher menuju sistem proteksi kebakaran yang lebih terintegrasi.