Para prajurit di dalam helikopter tersebut bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah.
Saat mengambil air di perairan Desa Sungai Perlu untuk operasi water bombing, helikopter mengalami kendala terbang dan jatuh di perairan.
Sesaat setelah peristiwa itu, TNI Angkatan Darat mengirimkan personel untuk mengevakuasi para kru lewat jalur udara.
Kecelakaan itu mengakibatkan tiga prajurit TNI AD gugur. Mereka adalah Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar dan Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo.
(Nur Ichsan Yuniarto)