IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya akan memulai perang ekonomi besar-besaran dengan Iran.
Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (20/8/2026), langkah ini diambil di tengah buntunya negosiasi antara kedua negara untuk mengakhiri perang militer yang telah berlangsung sejak Februari.
"Hari ini, saya mengumumkan operasi ekonomi paling dahsyat yang pernah dilakukan terhadap negara manapun," kata Trump di platform media sosial Truth Social.
"Ini akan menjadi perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya.
Trump mengatakan bahwa operasi ini juga akan mencakup mitra dagang Iran
"Negara manapun yang mengizinkan lembaga keuangan, bisnis, bandara, atau entitas pemerintahnya untuk memberikan bantuan apa pun kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat besar," katanya.
Pekan lalu, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent telah mengungkapkan rencana perang ekonomi dengan Iran.
“Kami akan menerapkan langkah-langkah yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata Bessent dalam sebuah wawancara dengan Newsmax.
“Langkah-langkah itu akan berupa kombinasi isolasi ekonomi dengan skala yang belum pernah dilihat sebelumnya, ditambah blokade berkelanjutan di Selat Hormuz yang akan mencegah apa pun masuk atau keluar dari pelabuhan Iran,” kata Bessent. (Wahyu Dwi Anggoro)