Menurutnya, kehadiran menu bercita rasa Nusantara menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan jamaah selama berada di Tanah Suci. Selain memenuhi kebutuhan gizi jamaah, layanan konsumsi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Jaenal turut meninjau warung makan nusantara di Hotel Al Hidayah yang merupakan bagian dari optimalisasi area komersial hotel jamaah haji Indonesia di Makkah.
Kehadiran kuliner khas Indonesia tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi jamaah yang rindu masakan Tanah Air selama berada di Arab Saudi.
“Ini bisa menjadi obat kangen jamaah terhadap masakan Indonesia. Mudah-mudahan juga memberi manfaat ekonomi dan multiplier effect bagi masyarakat Indonesia, termasuk diaspora yang ada di Arab Saudi,” katanya.
Selain meninjau layanan konsumsi, Jaenal juga menyapa para jemaah di restoran hotel dan berdialog langsung mengenai pelayanan yang diterima selama berada di Makkah. Sejumlah jamaah menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan petugas maupun fasilitas yang tersedia di Sektor 10 Makkah.