AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

DPR Minta Jokowi Lobi Raja Salman Buka Pintu Ibadah Umroh

SYARIAH
Felldy U/Sindo
Kamis, 10 Juni 2021 16:42 WIB
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Jokowi bisa turun langsung melakukan diplomasi dengan Raja Salman agar penyelenggaraan umroh bisa dilaksanakan.
MNC Media
MNC Media

IDXChannel - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa turun langsung untuk melakukan diplomasi dengan Raja Salman agar penyelenggaran ibadah umroh bisa dilaksanakan. Menurut dia, umroh bisa menjadi obat rindu bagi ummat yang gagal menjalankan ibadah haji tahun 2021 ini.

Yandri mengatakan, di setiap kesempatan rapat bersama Kementerian Agama (Kemenag) dirinya selalu mengingatkan kepada pemerintah agar terus bersungguh-sungguh melakukan lobi politik kepada kerajaan Saudi Arabia agar larangan terbang itu bisa segera dibuka kembali.

Menurutnya, lobi ini penting tetap dilakukan oleh pemerintah. Sebab, meskipun penyelenggaraan haji tahun ini telah diputuskan ditiadakan, tapi masih ada jutaan ummat islam di Indonesia yang juga masih mengantre untuk bisa melaksanakan ibadah umroh.

"Mungkin untuk mengobati kerinduan dengan tanah suci, ya pemerintah harus sungguh-sungguh. Jangan lalai, jangan santai, jangan menganggap ini sesuatu yang tidak penting, sangat penting," kata Yandri dalam diskusi yang digelar secara daring oleh Fraksi PAN DPR RI, Kamis (10/6/2021).

Dalam kaitan upaya diplomasi ini, Yandri meminta agar Presiden Jokowi yang mau turun langsung untuk berkomunikasi dengan Raja Salman. Jika hal ini dilakukan, ia menganggap bahwa pemerintah menganggap bahwa persoalan ini sangat serius.

"Nah mungkin dengan itu ya sebelum Idul Adha atau minggu depan larangan terbang itu dibuka, ya itu juga kado terbaik buat bangsa ini, disamping persoalan orang mau berangkat umroh, mungkin ada pertukaran pelajar, bisnis, dan sebagainya," ujar dia.
 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD