Pengembangan ekosistem ekonomi haji membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Tantangannya bukan hanya memperbesar nilai transaksi, melainkan memastikan pelaku UMKM daerah memiliki kapasitas dan kesempatan untuk masuk ke pasar yang terbentuk dari kebutuhan jamaah.
Dengan demikian, potensi ekonomi haji diharapkan tidak berhenti sebagai angka belanja, tetapi dapat berkembang menjadi peluang usaha yang memberi manfaat lebih luas bagi perekonomian Indonesia.
(kunthi fahmar sandy)