Untuk mengantisipasi berbagai risiko tersebut, perusahaan mulai melengkapi model operasional just-in-time, yang mengandalkan ketersediaan barang sesuai kebutuhan, dengan strategi yang lebih beragam. Langkah ini mencakup penyebaran kegiatan produksi ke berbagai wilayah serta penyediaan persediaan cadangan untuk mengantisipasi gangguan pasokan.
Perubahan strategi tersebut turut meningkatkan kebutuhan akan jaringan logistik internasional yang andal, terutama untuk pengiriman barang bernilai tinggi dan komponen penting yang dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan operasional.
Seiring dengan semakin kompleksnya rantai pasok semikonduktor yang melibatkan berbagai negara, kecepatan pengiriman dan kemudahan memantau status kiriman juga menjadi faktor penting dalam strategi logistik perusahaan.
Survei FedEx menunjukkan bahwa 44 persen responden menilai pengiriman internasional yang lebih cepat merupakan faktor terpenting dalam memilih mitra logistik dan rantai pasok untuk tiga tahun ke depan.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, FedEx menghadirkan penerbangan langsung setiap hari antara Taiwan dan Korea Selatan. Layanan ini memperpanjang batas waktu penyerahan kiriman lebih dari tiga jam, sehingga memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pelanggan di sektor high-tech.