“Kami ingin mengalahkan Eropa, kami ingin mengalahkan China,” kata Menteri Transportasi AS Sean Duffy saat mengumumkan sertifikasi Otoritas Penerbangan Federal (FAA) untuk MAX 10.
“Tetapi jika kita ingin melakukan itu, kita perlu mensertifikasi pesawat lebih cepat,” kata Duffy.
Boeing telah mencoba untuk mensertifikasi 737 MAX 10 sejak awal 2020-an.
MAX 10 dapat menampung hingga 230 penumpang, dibandingkan dengan 195 untuk MAX 9 dan 160 untuk MAX 7.
Pesawat yang lebih besar dan berkapasitas lebih tinggi sangat penting untuk rencana pertumbuhan beberapa maskapai penerbangan. Pelanggan utama untuk MAX 10 termasuk United Airlines, Alaska Airlines, Ryanair, Delta Air Lines, dan American Airlines.
Boeing menghadapi proses sertifikasi yang lebih ketat sejak dua kecelakaan fatal MAX 8 pada 2018 dan 2019 yang menewaskan 346 orang. Pengawasan terhadap sistem produksi dan kualitas perusahaan juga meningkat setelah insiden pecahnya panel kabin MAX 9 pada 2024.
FAA pada Agustus menyetujui 737 MAX 7 setelah peninjauan yang berlangsung lebih dari delapan tahun. (Wahyu Dwi Anggoro)