Boeing telah menghadapi proses sertifikasi yang lebih ketat sejak dua kecelakaan fatal MAX 8 pada 2018 dan 2019, serta insiden pecahnya panel kabin MAX 9 pada 2024.
FAA pada Agustus memberikan persetujuan yang telah lama ditunggu-tunggu untuk 737 MAX 7 yang lebih kecil setelah meninjau pesawat tersebut selama lebih dari delapan tahun. Sebelum penundaan tersebut, Boeing awalnya berencana untuk mulai mengirimkan MAX 10 pada 2020.
Masalah dengan sistem anti-es pada mesin 737 MAX yang muncul pada 2023 semakin menunda sertifikasi MAX 7 dan 10.
Kesalahan perangkat lunak navigasi 737 MAX mengancam akan semakin menunda sertifikasi ketika Boeing mengungkapkannya pada akhir September. Namun, FAA memutuskan bahwa hal itu tidak menimbulkan masalah keselamatan dan tidak mengharuskan Boeing untuk memperbaiki masalah tersebut sebagai syarat untuk mensertifikasi pesawat.
Boeing masih berupaya mensertifikasi 777-9, pesawat jet terbesar yang sedang diproduksi, yang sudah tertunda enam tahun dari jadwal. Perusahaan tersebut mengatakan pihaknya memperkirakan akan menyelesaikan sertifikasi dan memulai pengiriman pada 2027. (Wahyu Dwi Anggoro)