Penjualan kendaraan listrik baterai dan hybrid di dalam negeri turun 16,7 persen year-on-year menjadi 1,08 juta unit pada September, dibandingkan dengan penurunan 10,1 persen di bulan sebelumhya.
Pertumbuhan ekspor segmen tersebut meningkat menjadi 163,5 persen bulan lalu dari 154,7 persen pada Agustus.
"Pembatasan ekspor kendaraan hybrid kemungkinan tidak akan secara signifikan memengaruhi ekspor kendaraan energi baru secara keseluruhan, mengingat peran dominan kendaraan listrik (EV) murni," kata Sekretaris Jenderal CPCA Cui Dongshu.
Pekan lalu, China dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan yang dapat mengurangi ekspor kendaraan hybrid China ke blok hingga separuhnya.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic setelah kunjungan ke China pekan lalu. Namun, aturan rincinya masih belum jelas. (Wahyu Dwi Anggoro)