Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan peningkatan penjualan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap teknologi kendaraan listrik yang semakin matang.
“Indonesia memiliki karakter mobilitas yang sangat beragam. Karena itu, BYD membangun kehadirannya secara bertahap melalui pengembangan jaringan, edukasi publik, dan kolaborasi dengan mitra lokal,” ujar Luther.
Sebagai bagian dari penguatan pasar Indonesia, BYD juga memperkenalkan BYD ATTO 3 Advanced Plus dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Varian SUV listrik ini dilengkapi baterai berkapasitas 49,92 kWh dengan jarak tempuh hingga 410 km, serta fitur keselamatan seperti Adaptive Cruise Control, Automatic Emergency Braking, Lane Keeping Assist, dan Rear Cross Traffic Brake.
Selain menghadirkan produk baru, BYD juga menampilkan total 12 kendaraan listrik di IIMS 2026, termasuk ATTO 1, ATTO 3, Dolphin, Seal, Sealion 7, hingga M6, yang mencerminkan kekuatan portofolio perusahaan di berbagai segmen kendaraan listrik.
Secara teknologi, BYD mengembangkan platform kendaraan listrik terintegrasi seperti e-Platform, yang menggabungkan sistem penggerak, struktur kendaraan, serta kecerdasan kontrol dalam satu arsitektur terpadu guna meningkatkan performa, efisiensi energi, dan keselamatan berkendara.
Ke depan, BYD menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jaringan, memperkuat portofolio kendaraan listrik, serta membangun ekosistem mobilitas berkelanjutan di Indonesia guna mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.
(Shifa Nurhaliza Putri)