Spirit juga menerima tawaran senilai USD7,5 juta dari Mercor, perusahaan yang bergerak di bidang data AI.
Spirit menjual aset-asetnya melalui proses kepailitan setelah menghentikan operasional pada Mei akibat tingginya utang dan biaya bahan bakar.
Pemerintahan Donald Trump sebelumnya mengusulkan bantuan dana senilai USD500 juta untuk mencegah kebangkrutan Spirit Airlines. Usulan ini diajukan meski mendapat penolakan dari beberapa penasihat presiden dan sebagian besar anggota Partai Republik di Kongres.
Salah satu kreditur terbesar yang menolak rencana penyelamatan ini adalah Ken Griffin's Citadel, hedge fund besar yang memiliki surat utang Spirit dalam jumlah besar. Pihak yang menolak di Kongres dan para kreditur menilai syarat bantuan yang membolehkan pemerintah memiliki hingga 90 persen ekuitas perusahaan hanya akan menurunkan nilai uang mereka jika Spirit pada akhirnya tetap gagal.
(NIA DEVIYANA)