IDXChannel - Google meluncurkan secara terbatas model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Gemini 4 Argon.
Pada tahap awal, Argon hanya bisa diakses sejumlah ahli keamanan siber yang telah diverifikasi.
Dilansir dari Tech Crunch pada Kamis (1/10/2036), peluncuran yang terbatas ini dilakukan di tengah kekhawatiran bahwa sistem AI yang canggih dapat disalahgunakan untuk melancarkan serangan siber.
Argon dirancang untuk menangani tugas-tugas kompleks, termasuk rekayasa perangkat lunak, tugas bidang keuangan dan hukum, serta pertahanan siber.
Argon dapat mengidentifikasi dan membantu memperbaiki kerentanan perangkat lunak, tetapi kemampuannya itu juga dapat menimbulkan risiko keamanan jika dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.