"Solusi yang kami kembangkan dan terjangkau dan memberikan hasil yang baik," kata Kepala Divisi Semikonduktor Huawei He Tingbo.
Kinerja chip yang dibuat dengan teknik baru ini dapat sepenuhnya bersaing dengan teknik lainnya," katanya.
Sejak munculnya booming teknologi kecerdasan buatan (AI), chip canggih menjadi fokus dalam persaingan teknologi antara AS dan China.
Pengumuman Huawei mengindikasikan bahwa perusahaan itu mungkin telah menemukan cara untuk membuat chip canggih tanpa bergantung kepada mesin litografi ultraviolet ekstrem (EUV), yang dianggap penting untuk produksi massal chip berukuran 5 nm atau kurang. (Wahyu Dwi Anggoro)