SK Hynix berencana meningkatkan kapasitas produksi, baik memori konvensional (DRAM) untuk server AI, maupun memori bandwidth tinggi (HBM) untuk prosesor canggih.
SK Hynix mengatakan telah mengamankan perjanjian jangka panjang dengan 14 pelanggan utama yang mencakup lebih dari 50 persen dari total kapasitas produksinya pada 2027-2028.
SK Hynix, bersama dengan pesaingnya Samsung Electronics dan Micron, mendominasi sekitar 95 persen produksi chip memori DRAM global.
Perusahaan ini merupakan pemasok utama untuk Nvidia, dan mengendalikan antara 50 persen dan 58 persen pasokan HBM global, menurut Counterpoint Research. (Wahyu Dwi Anggoro)