Ia menambahkan bahwa Hugging Face akan terus mendukung model sumber terbuka (open-source) dan model dengan bobot terbuka (open-weight).
Menurut Huang, lebih dari 18 juta pengembang, peneliti, dan kreator menggunakan Hugging Face, di mana mereka berbagi lebih dari tiga juta model, satu juta aplikasi, dan 500.000 dataset.
Lebih dari 200.000 perusahaan menggunakan platform ini untuk mencari mengevaluasi, menyesuaikan, dan menerapkan AI.
Hugging Face sempat menjadi sorotan baru-baru ini setelah menjadi korban peretasan agen AI milik OpenAI yang lepas kendali.
Berbasis di AS, Hugging Face didirikan oleh Clement Delangue, Julien Chaumond, dan Thomas Wolf asal Prancis. (Wahyu Dwi Anggoro)