IDXChannel - Pimpinan AI Microsoft, Mustafa Suleyman, menyatakan bahwa ia memiliki pandangan yang sama dengan Anthropic mengenai pentingnya pengelolaan AI yang aman.
Namun, ia menyoroti risiko dalam metode pelatihan chatbot Claude milik perusahaan tersebut yang melibatkan gagasan seputar kesadaran dan kepentingan kesejahteraan.
Suleyman mendesak agar segala spekulasi mengenai kesadaran dihapus dari dokumen pelatihan AI, dengan alasan bahwa penggunaan bahasa semacam itu dapat melemahkan kemampuan manusia untuk mengendalikan sistem supercerdas.
"Kita semua berfokus pada tujuan yang sama, yaitu berupaya mengendalikan superintelijensi," ujar Suleyman kepada Reuters dalam sebuah wawancara pada Selasa (15/9/2026).
"Menurut saya, itu akan menjadi tantangan terbesar yang kita hadapi di abad ke-21," lanjutnya.