sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rilis Berbagai Fitur Baru, Spotify Garap Segmen AI hingga Tiket Konser

Technology editor Kurnia Nadya
28/09/2026 13:54 WIB
Salah satu pembaruan utama yang dihadirkan adalah pembaruan pada fitur Taste Profile, yang kini diintegrasikan langsung pada bilah navigasi utama aplikasi. 
Rilis Berbagai Fitur Baru, Spotify Garap Segmen AI hingga Tiket Konser. (Foto: Istimewa)
Rilis Berbagai Fitur Baru, Spotify Garap Segmen AI hingga Tiket Konser. (Foto: Istimewa)

IDX Channel—Platform audio streaming global—dan Spotify terus memacu agresivitas inovasi sepanjang tahun ini guna memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat industri media digital dan hiburan global. 

Langkah strategis ini tidak sekadar berfokus pada pembaruan tampilan minor, melainkan menyasar integrasi Kecerdasan Buatan (AI), transparansi hak cipta, perluasan ekosistem gaya hidup, hingga pemanfaatan potensi pasar musik live.

Dikutip dari RadarTech (27/9/2026), salah satu pembaruan utama yang dihadirkan adalah pembaruan pada fitur Taste Profile, yang kini diintegrasikan langsung pada bilah navigasi utama aplikasi. 

Jika sebelumnya algoritma ini hanya bekerja secara pasif di latar belakang untuk merekam kebiasaan mendengarkan pengguna, kini pengguna akun Premium dapat berinteraksi secara langsung melalui perintah teks. 

Pengguna memiliki kontrol penuh untuk mengarahkan rekomendasi, seperti menghentikan saran genre tertentu hingga meminta rekomendasi acara podcast baru yang sesuai dengan minat khusus mereka secara real-time.

Di sisi lain, untuk menjawab kritik publik terkait maraknya musik berbasis AI generatif yang dinilai merugikan ekosistem kreator, Spotify memperkenalkan label AI Persona tags dan sistem verifikasi Verified by Spotify. 

Inovasi ini bertujuan memberikan transparansi penuh dengan memisahkan karya cipta musisi manusia dari konten buatan mesin. Sebagai bentuk perlindungan terhadap pengalaman mendengarkan pengguna, lagu-lagu yang teridentifikasi menggunakan AI Persona tags secara otomatis akan dikeluarkan dari sistem rekomendasi personal.

Ekspansi bisnis Spotify juga merambah ke segmen kebugaran melalui peluncuran Fitness Hub yang disandingkan dengan kanal Musik, Podcast, dan Audiobooks. Bekerja sama dengan Peloton, platform ini menghadirkan lebih dari 1.400 panduan video latihan fisik yang mencakup olahraga lari, yoga, hingga latihan beban. 

Fitur ini dilengkapi kuesioner interaktif untuk menyesuaikan target olahraga pengguna, serta Running Mode yang mengubah daftar putar musik menjadi panduan lari dinamis.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap hak cipta dan transparansi industri kreatif, Spotify meluncurkan fitur SongDNA yang terletak berdampingan dengan menu lirik lagu. Berfungsi layaknya peta konsep interaktif, fitur ini membedah seluruh kredit pembuatan lagu secara mendalam, mulai dari produser, penulis lirik, hingga pemain instrumen pendukung. 

Pengguna juga dapat mengeklik para kolaborator tersebut untuk menelusuri portofolio dan rekam jejak karya yang telah mereka hasilkan.

Sementara itu, untuk menangkap peluang dari lonjakan permintaan pasar tiket konser di era pascapandemi, Spotify resmi meluncurkan program Reserved. 

Sistem ini menganalisis keaktifan akun—mulai dari intensitas pemutaran lagu hingga aktivitas berbagi—guna memverifikasi pendengar setia sekaligus memfilter akun bot. 

Pengguna terpilih yang memenuhi kriteria akan mendapatkan alokasi prioritas untuk membeli hingga dua tiket konser musisi favorit mereka tanpa dikenakan biaya tambahan dalam batas waktu khusus sebelum tiket dijual secara umum.


(Sheqilla Sukma)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement