"Ini semuanya dari karet, harga murah, kurang dari 80 ribu," ujarnya.
Saat berbincang dengan awak media, Arif bahkan mempersilakan awak media mencoba langsung sepatu tersebut. "Tuh kan ringan, bagus, murah," katanya.
Menurut Arif, harga sepatu saat ini bervariasi tergantung motif dan bahan yang digunakan. Sebagian besar dibanderol sekitar Rp75 ribuan, meski ada pula varian dengan harga di atas Rp100 ribu.
"Ya saat ini harga kan bervariasi, motifnya, bahannya, sekitar Rp75 ribuan. Ada juga yang di atas Rp100 ribu juga ada," katanya.
Ke depan, BRIN akan menggandeng mitra industri agar inovasi tersebut dapat diproduksi dalam jumlah besar dan dipasarkan secara luas.
"Ya nanti kita akan mencari mitra industri supaya bisa produksi lebih banyak lagi," ujarnya.
Arif juga mengungkapkan salah satu arah pengembangan sepatu tersebut adalah untuk mendukung kebutuhan program Sekolah Rakyat.
"Ya memang nanti kita arahnya untuk bisa membantu Sekolah Rakyat," katanya.
(Dhera Arizona)