IDXChannel - Produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, pada Jumat (23/10/2026) menyatakan telah memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat (AS) bagi anak usahanya, Solidigm.
Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan volatilitas pasar keuangan serta tren harga saham belakangan ini.
Dalam sebuah pernyataan, SK Hynix menyampaikan bahwa mereka akan terus menjajaki berbagai cara untuk mendanai ekspansi Solidigm dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham, termasuk dengan meninjau kembali waktu, skala, serta pendanaan untuk investasi di masa mendatang.
"Keputusan ini tidak mencerminkan perubahan apa pun dalam prospek pertumbuhan maupun kebutuhan investasi Solidigm," ungkap perusahaan tersebut yang dikutip dari Reuters, Jumat (23/10/2026).
Meskipun kinerja bisnis SK Hynix maupun Solidigm tergolong kuat, perusahaan menjelaskan bahwa meningkatnya volatilitas pasar dan koreksi yang lebih luas pada saham sektor semikonduktor telah mendorong mereka untuk mempertimbangkan kembali rencana pencatatan saham tersebut.