AALI
9325
ABBA
208
ABDA
5500
ABMM
2080
ACES
725
ACST
156
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
710
ADMF
7975
ADMG
165
ADRO
2770
AGAR
336
AGII
1995
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
114
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
138
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1330
AKRA
900
AKSI
288
ALDO
790
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/07/04 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.36
-2.52%
-13.10
IHSG
6639.17
-2.28%
-155.16
LQ45
950.15
-2.48%
-24.18
HSI
21797.52
-0.29%
-62.27
N225
26153.81
0.84%
+218.19
NYSE
14636.76
1.03%
+149.16
Kurs
HKD/IDR 1,905
USD/IDR 14,965
Emas
870,052 / gram

CEO GE Indonesia: Kreativitas Berasal dari Keberagaman

THE FOUNDER
Fahmi Abidin
Rabu, 07 November 2018 19:45 WIB
Pemimpin juga harus bisa terkoneksi dengan banyak hal, mau mendengarkan dan berani berinovasi.
Handry Satriago, CEO GE Indonesia (duduk di kursi roda). (foto: IDXChannel.tv)
Handry Satriago, CEO GE Indonesia (duduk di kursi roda). (foto: IDXChannel.tv)

IDXChannel - Menjadi pemimpin adalah persepsi dari seorang follower, pernyataan tersebut meluncur dari CEO General Electric Indonesia Handry Satriago tentang poin penting pemimpin untuk selalu belajar dan bagaimana mengambil keuntungan dari hal tersebut.
.
Pemimpin juga harus bisa terkoneksi dengan banyak hal, mau mendengarkan dan berani berinovasi. Dijelaskan oleh Handry, tantangannya di era saat ini adalah banyak anak muda yang terampil, punya kompetensi namun tidak humble.
.
Meski demikian, sebut Handry, bekerja dengan millennial yang akan menjadi pemimpin di masa depan adalah dengan bicara tentang kesatuan, tidak bicara tentang Saya sebagai individu. "Bicara We dan Us, serta tidak mengkotak-kotakkan. Karena kreativitas berasal dari keberagaman," ungkap Handry.
.
Sehingga, ungkapnya, karakter dan kharisma adalah hal penting untuk dimiliki pemimpin. "Ketika kalian senyum kepada Bos, maka penting juga tersenyum kepada office boy," imbuhnya.
.
Oleh karena itu, mempersepsikan organisasi dengan nakhoda yang baik menjadi tantangan tersendiri dewasa ini. "Leader saat ini perlu mengenal karakteristik timnya, untuk selalu memotivasi agar berinovasi."
.
Indeks leadership kita masih jauh, ratingnya 90 dari sekitar 100 negara. "Masih jauh, PR kita banyak tapi potensinya banyak. Kita perlu inovasi dengan integritas yang tinggi," kata Handry. Oleh karena itu, kita perlu membuat value dan membuat Indonesia jadi lebih baik lagi. (IDXChannel.tv)
.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD