AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

CEO GE Indonesia: Kreativitas Berasal dari Keberagaman

THE FOUNDER
Fahmi Abidin
Rabu, 07 November 2018 19:45 WIB
Pemimpin juga harus bisa terkoneksi dengan banyak hal, mau mendengarkan dan berani berinovasi.
Handry Satriago, CEO GE Indonesia (duduk di kursi roda). (foto: IDXChannel.tv)
Handry Satriago, CEO GE Indonesia (duduk di kursi roda). (foto: IDXChannel.tv)

IDXChannel - Menjadi pemimpin adalah persepsi dari seorang follower, pernyataan tersebut meluncur dari CEO General Electric Indonesia Handry Satriago tentang poin penting pemimpin untuk selalu belajar dan bagaimana mengambil keuntungan dari hal tersebut.
.
Pemimpin juga harus bisa terkoneksi dengan banyak hal, mau mendengarkan dan berani berinovasi. Dijelaskan oleh Handry, tantangannya di era saat ini adalah banyak anak muda yang terampil, punya kompetensi namun tidak humble.
.
Meski demikian, sebut Handry, bekerja dengan millennial yang akan menjadi pemimpin di masa depan adalah dengan bicara tentang kesatuan, tidak bicara tentang Saya sebagai individu. "Bicara We dan Us, serta tidak mengkotak-kotakkan. Karena kreativitas berasal dari keberagaman," ungkap Handry.
.
Sehingga, ungkapnya, karakter dan kharisma adalah hal penting untuk dimiliki pemimpin. "Ketika kalian senyum kepada Bos, maka penting juga tersenyum kepada office boy," imbuhnya.
.
Oleh karena itu, mempersepsikan organisasi dengan nakhoda yang baik menjadi tantangan tersendiri dewasa ini. "Leader saat ini perlu mengenal karakteristik timnya, untuk selalu memotivasi agar berinovasi."
.
Indeks leadership kita masih jauh, ratingnya 90 dari sekitar 100 negara. "Masih jauh, PR kita banyak tapi potensinya banyak. Kita perlu inovasi dengan integritas yang tinggi," kata Handry. Oleh karena itu, kita perlu membuat value dan membuat Indonesia jadi lebih baik lagi. (IDXChannel.tv)
.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD