ECONOMICS

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen di Kuartal I-2026 Berkat Kinerja Investasi

Iqbal Dwi Purnama 23/04/2026 13:38 WIB

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 mencapai minimal 5,5 persen atau bahkan lebih tinggi.

Airlangga Yakin Ekonomi RI Tembus 5,5 Persen di Kuartal I-2026 Berkat Kinerja Investasi. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksikan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 mencapai minimal 5,5 persen atau bahkan lebih besar.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut disokong oleh beberapa faktor, seperti konsumsi rumah tangga hingga penyaluran tunjangan hari raya (THR) pada musim Ramadan dan Lebaran.

"Walaupun menunggu release dari ibu Kepala BPS, namun beberapa kali dari kami memprediksi bahwa pertumbuhan di kuartal pertama secara fundamental relatif baik dan angkanya kalau tidak ada protes yang lebih besar (atau) sama dengan 5,5 persen," ujarnya dalam konferensi pers realisasi kuartal I 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Airlangga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 masih dipengaruhi oleh sentimen global. Salah satunya adalah konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menyebabkan hambatan rantai pasok energi di Selat Hormuz.

"Kita ketahui perang di Selat Hormuz belum selesai, masih dalam situasi yang perlu dimonitor secara mingguan. Karena fluktuasi harga minyak naik turun secara mingguan," kata dia. 

Dia juga optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terjaga di atas angka 5 persen yang ditopang oleh kinerja investasi sepanjang tahun. Pemerintah menargetkan realisasi investasi 2026 mencapai Rp2.041,3 triliun.

"Tahun ini kita menargetkan investasi lebih dari Rp2.000 triliun. Jadi tentunya ini sebuah angka yang tidak kecil, ini langkah yang perlu terus dijaga secara bersama, karena ini adalah pengungkit perekonomian kita," ujar dia.

"Karena kita ingin mencapai target pertumbuhan di tahun ini minimal 5,4 persen, walaupun dalam situasi global yang penuh ketidakpastian," katanya.

(Dhera Arizona)

SHARE