Apindo Optimistis Ekonomi 2023 Cerah, Ini Syaratnya
Perbaikan ekonomi tercermin dengan naiknya prospek ekonomi global tahun ini.
IDXChannel - Menteri Keuangan Sri Mulyani optimistis ekonomi Indonesia tetap kuat di 2023. Perbaikan ekonomi tercermin dengan naiknya prospek ekonomi global tahun ini.
Merespons hal itu, Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani juga menilai ekonomi Indonesia akan tumbuh positif.
Namun dengan syarat pemerintah mampu mengelola dinamika sosial politik pada 2023 sehingga konsumsi akan terjaga dan investasi akan terus masuk.
"Pemerintah sudah tidak bisa lagi menggunakan instrumen UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang Sistem Stabilitas Keuangan Menghadapi Pandemi maka pemerintah harus lebih prudent dalam mengalokasikan belanja dan jeli membuat target penerimaan negara," ujarnya, Selasa (7/2/2023).
Namun Ajib meyakini, dengan semua potensi yang dimiliki Indonesia yakni SDM dan SDA yang berlimpah maka ekonomi yang tumbuh positif tidak mustahil dicapai.
"Itu optimisme yg kita miliki dan dunia usaha akan terus mengharapkan pemerintah bisa mendorong regulasi-regulasi terbaiknya yang skali lagi pro dengan pertumbuhan, pro dengan pemerataan. Itu yang menjadi harapan dunia usaha sehingga kita bisa naik jangka pendek tapi juga bisa bertahan untuk jangka panjang," pungkasnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan Indonesia selama 2022 mencapai 5,31%. Sri Mulyani menilai, laju pemulihan yang sangat kuat di tahun 2022 itu menjadi pijakan yang kokoh bagi perekonomian nasional untuk menghadapi tantangan jangka pendek sekaligus untuk melanjutkan agenda pembangunan jangka menengah-panjang.
"Indikator perekonomian terkini juga terus menunjukkan tren ekspansif, termasuk indeks PMI manufaktur Indonesia yang pada bulan Januari 2023 meningkat cukup signifikan," jelas Sri Mulyani. (NIA)