Bapanas: Kenaikan Harga Gabah Kering Panen Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Harga GKP yang berada di atas Rp7.000 per kilogram. Hal ini menunjukkan kondisi yang menguntungkan bagi petani.
IDXChannel - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menilai kenaikan harga Gabah Kering Panen (GKP) memberikan dampak positif bagi petani.
"Karena dapat meningkatkan kesejahteraan dan mendorong produktivitas sektor pertanian." kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa, Selasa (14/7/2026).
Dia menambahkan, harga GKP yang berada di atas Rp7.000 per kilogram. Hal ini menunjukkan kondisi yang menguntungkan bagi petani.
"Harga beras itu kan identik dengan harga GKP. Nah, rata-rata GKP kita sekarang ini, kalau di rata-ratakan sekitar Rp7.000, tapi kalau kita ngambil harga paling tinggi ada Rp7.500," kata dia.
"Sisi positifnya apa? Petani kita lagi bahagia. Kalau kita ingin menjadi negara produsen, ingin swasembada, tentu ini sisi positif. Kenapa?Karena harganya nyaman bagi petani kita, nyaman bagi petani kita untuk berproduksi," lanjutnya.
Ia menjelaskan, harga GKP yang berada di atas Rp6.500 per kilogram akan berdampak terhadap harga beras di tingkat konsumen karena asumsi harga eceran tertinggi sebelumnya menggunakan acuan harga gabah tersebut.
"Kalau GKP-nya lebih dari Rp6.500 tentu tidak akan bisa sesuai dengan harga eceran, apalagi di atas Rp7.000," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)