Cadangan Emas China Naik 18 Bulan Beruntun, Nilainya Rp5.900 Triliun
Bank Sentral China menambah cadangan emas untuk bulan ke-18 berturut-turut pada Maret 2026.
IDXChannel - Bank Sentral China menambah cadangan emas untuk bulan ke-18 berturut-turut pada Maret 2026.
Dilansir dari Investing pada Rabu (20/5/2026), cadangan emas negara itu mencapai 74,64 juta ons troy pada akhir Maret, dibandingkan dengan 74,38 juta di bulan sebelumnya.
Nilai cadangan emas negara itu mencapai USD344,17 miliar atau sekitar Rp5.900 triliun pada akhir Maret, naik dari USD342,76 miliar sebulan sebelumnya.
China merupakan salah satu pembeli emas terbesar di dunia, tetapi tren ini juga menegaskan narasi bahwa bank sentral ingin mengamankan lebih banyak logam mulia di tengah lingkungan keuangan dan pasar yang bergejolak.
Harga emas mencatat kenaikan tajam dalam beberapa tahun ke belakang. Tren kenaikan tersebut mencapai puncaknya di awal 2026 hingga mencapai USD5.600 sebelum terjadi koreksi.
Sudah lama ada spekulasi bahwa China telah membeli emas jauh lebih banyak daripada yang resmi diumumkan. Perkiraan independen dari lembaga seperti World Gold Council menunjukkan bahwa kepemilikan emas China yang sebenarnya mungkin dua kali lipat lebuh tinggi dari yang dilaporkan. (Wahyu Dwi Anggoro)