IDXChannel - Harga emas menguat pada perdagangan Senin (18/5/2026), didukung pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).
Namun, kenaikannya tertahan oleh lonjakan imbal hasil obligasi dan tingginya harga minyak mentah seiring perang Iran memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat.
Emas spot naik 0,56 persen ke USD4.566,16 per troy ons, setelah sempat menyentuh level terendah sejak 30 Maret.
Indeks dolar AS melemah 0,3 persen terhadap mata uang utama lainnya, membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pembeli pemegang mata uang lain.
“Indeks dolar AS turun ke level terendah sesi perdagangan, dan itu menjadi faktor positif bagi pasar emas,” ujar analis pasar di American Gold Exchange, Jim Wyckoff, dikutip Reuters.