ECONOMICS

Jangan Mudah Tergiur, Ini Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjebak Investasi Bodong

Shifa Nurhaliza 03/03/2022 13:31 WIB

Hal yang harus dilakukan ketika terjebak investasi bodong bisa dilakukan dengan berbagai cara dan pengetahuan dalam hal berinvestasi.

Jangan Mudah Tergiur, Ini Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjebak Investasi Bodong. (Foto: Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjebak Investasi Bodong)

IDXChannel - Hal yang harus dilakukan ketika terjebak investasi bodong bisa dilakukan dengan berbagai cara dan pengetahuan dalam hal berinvestasi. Praktik investasi ilegal atau investasi curang kembali muncul dan memakan banyak korban akhir-akhir ini. 

Meskipun banyak pilihan investasi berisiko rendah yang dapat diakses investor secara online, namun pada kenyataannya tidak sedikit orang yang masih tergiur dengan keserakahan dan iming-iming imbal balik besar dan cepat. Ada banyak cara untuk menghindari penipuan investasi, termasuk mengenali karakteristiknya dan memverifikasi legalitasnya.

Hadirnya berbagai instrument investasi dengan syarat dan cara yang sederhana tentunya menjadi hal yang positif bagi masyarakat yang ingin memulai berinvestasi. Meski demikian, masyarakat diharapkan tetap waspada, karena semudah dan sebesar apa pun keuntungan yang akan Anda dapatkan dari investasi tersebut, tentunya juga tetap bisa berpotensi memberikan Anda kerugian. Lebih buruk lagi, Anda mungkin menjadi korban penipuan investasi penipuan.

Hal yang Harus Dilakukan Ketika Terjebak Investasi Bodong

1. Cari Tahu dan Kumpulkan Korban Investasi Bodong Tersebut
Tentu saja, investasi penipuan membuat penawaran menarik bagi orang-orang yang menjadi korbannya. Karena itu, cobalah untuk mulai mengumpulkan korban yang sama dengan Anda. Jika Anda berhasil mengumpulkan korban investasi lainnya, bukti penipuan akan semakin kuat. 

Ketika Anda mengejar kasus penipuan investasi di pengadilan, peluang Anda untuk menang meningkat. Jadi sebelum melanjutkan, jangan pergi tanpa bukti dan tanpa rencana. Berdebat bersama dan buat rencana terbaik untuk menang di pengadilan.

2. Gunakan Jasa Pengacara Kompeten
Jika semua bukti dan korban telah dikumpulkan, maka Anda perlu mencari pengacara yang kompeten. Pengacara yang kompeten dapat membantu Anda mengembangkan strategi yang tepat, sehingga Anda dapat menuntut berdasarkan hukum yang berlaku. Dengan pengacara, Anda juga dapat mengetahui apakah bukti yang telah dikumpulkan masih belum cukup dan dapat menimbulkan masalah.

3. Mengajukan Hukum Perdata
Dalam hal klaim kompensasi untuk memulihkan uang yang awalnya Anda investasikan, Anda dapat memasuki hukum perdata. Kasus penipuan investasi dimana Anda menjadi korbannya dapat diajukan ke pengadilan niaga di tempat kedudukan tergugat. 

Jika kasus penipuan investasi memenuhi persyaratan dan terbukti, perusahaan debitur dapat dinyatakan pailit di pengadilan. Jika berhasil, Anda dan korban penipuan investasi lainnya dapat memperoleh kembali uang dari investasi atau kompensasi.

4. Mengajukan Hukum Pidana
Pilihan lain yang dapat dilakukan oleh para korban jika dugaan penipuan investasi tidak menyurutkan adalah dengan mengajukan pengaduan pidana, yaitu kasus ini dapat dilaporkan ke polisi sehingga pelaku dapat diadili dan diancam dengan hukuman penjara. Langkah-langkah di atas, Anda juga dapat melaporkannya ke polisi. Berikut kontak layanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK):
1. Telepon 157
2. Chat WhatsApp 081-157-157-157
3. Email konsumen@ojk.go.id.id(SNP)

SHARE