KEK Kura Kura Bali Bakal Jadi Indonesia Financial Center, Targetkan Investasi Rp104,4 Triliun
KEK Kura Kura Bali sebagai Indonesia Financial Center (IFC) untuk memperkuat masuknya investasi, baik domestik maupun asing.
IDXChannel - Pemerintah menargetkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali sebagai Indonesia Financial Center (IFC). Pusat keuangan di Bali itu nantinya bakal fokus untuk memperkuat masuknya investasi, baik domestik maupun asing.
Pemerintah tengah mematangkan regulasi sebagai landasan pembentukan KEK sektor keuangan di Bali, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas yang dapat menarik investor global.
Pada Jumat (1/5/2026), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, serta Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, menyambangi KEK di Bali tersebut untuk mencanangkan pendirian IFC segera mungkin.
"Pemerintah terus mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor penggerak investasi di sektor strategis," kata Juru Bicara Kemenko Perekonomian dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).
Haryo mengatakan bahwa Bali bukan menjadi pusat pariwisata berkelas dunia, tapi bisa menjadi barometer sektor keuangan. IFC pun lantas disebut sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Sejalan dengan itu, Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Kura Kura Bali mencatatkan keunggulan ekosistem Knowledge District sebagai lokasi strategis bagi pengembangan KEK Sektor Keuangan.
Knowledge District dirancang untuk membangun ekosistem inovasi terintegrasi dengan mengoptimalkan modal pengetahuan, pendidikan, dan sumber daya manusia sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Bali.
"Ke depan, pengembangan KEK Kura Kura Bali dilanjutkan melalui penyelesaian sejumlah proyek strategis pada 2026. Hingga triwulan I-2026, KEK Kura Kura Bali mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,62 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 2.146 orang," urai Haryo.
Adapun pemerintah menargetkan nilai investasi di KEK Kura Kura Bali sebesar Rp104,4 triliun sejak awal pemerintahan Prabowo.
(Febrina Ratna Iskana)