Kemendag Kejar Target Tarif Dagang 0 Persen dengan Inggris Tuntas dalam Setahun
Kementerian Perdagangan yang menjadi leading sector bakal mengejar target penyesuaian tarif itu lewat perundingan bilateral.
IDXChannel - Pemerintah menargetkan tarif perdagangan dengan Inggris bisa menyentuh angka 0 persen. Kementerian Perdagangan yang menjadi leading sector bakal mengejar target penyesuaian tarif itu lewat perundingan bilateral.
"Kami sampaikan kepada mereka bahwa Indonesia punya contoh (kerja sama) dengan EU EFTA. Artinya seharusnya tidak lama (terealisasi kesepakatan. Targetnya setahun selesai," kata Menteri Perdagangan Budi Santoso usai hadiri sebuah acara diskusi di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Budi menjelaskan, soal kerja sama penyesuaian tarif perdagangan ini berpijak pada surplus perdagangan dua negara. Meski begitu, neraca perdagangan positif dengan Inggris harus dianggap sebagai diversifikasi pasar selain pasar tradisional seperti Asia.
"Kalau Indonesia itu banyak pilihan pasar itu memudahkan buat pergerakan pasar kita. Kalau kita hanya fokus pada satu pasar dan nanti kalau ada masalah, itu akan mengganggu," ujar dia.
Target kerja sama perdagangan ini sejalan dengan visi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menurutnya, kerja sama ekonomi dua negara yang sebelumnya terjalin melalui UK-Indonesia Economic Growth Partnership (EGP) bisa naik tingkat menjadi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Merujuk data Comtrade, ekspor Indonesia ke Inggris bernilai USD1,81 miliar selama 2024. Beberapa komoditas unggulan yang diekspor seperti alas kaki, besi dan baja hingga alat elektronik.
(Dhera Arizona)