Kinerja PLTP Lahendong Diyakini Mampu Bawa PGEO Jadi 1 GW Company
Lahendong menjadi salah satu dari 13 WKP yang dikelola langsung oleh PGE dengan total kapasitas terpasang 672 MW.
IDXChannel - Kinerja operasional Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong, Sulawesi Utara diyakini mampu menyokong PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) menjadi 1 GW Company dalam dua tahun ke depan.
Analis OCBC Sekuritas William Ardian menilai Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong memiliki kontribusi yang besar terhadap lingkungan sekitar.
"Progresnya sejauh ini sudah sejalan dengan target manajemen. Kita bisa melihat utilisasi produksi yang cukup maksimal di tahun ini seharusnya bisa mendukung penyaluran listrik dan uap kedepan. Ini jadi hal positif buat Pertamina Geothermal Energy," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Senin (14/8/2023).
Adapun sejumlah analis pasar modal berkesempatan menyambangi PLTP 5 dan 6 Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong, Jumat (11/8/2023).
Para analis melihat secara langsung operasional di Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong, mulai dari sumur panas bumi hingga pembangkit listrik tenaga panas bumi yang ada di Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong.
William menilai perkembangan aktivitas dari Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong ini bisa menjadi modal penting untuk mengakselerasi kinerja keuangan Perseroan pada semester kedua 2023.
"Terutama pada 2H23 (laporan keuangan Perseroan di semester kedua 2023) kami menduga meski sedikit melandai, inflasi Amerika Serikat yang relatif masih tinggi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh Pertamina Geothermal Energy untuk menyesuaikan harga jual menjadi lebih tinggi yang dapat dikonversi ke pendapatan Perseroan" imbuh dia.
William juga mengatakan terkait pencapaian target PGE sebagai 1 GW Company tentunya sangat tergantung bagaimana manajemen menjalankannya,
"Dalam hal ini bagaimana manajemen dapat menjaga utilitas dan operasional produksi agar bisa memaksimalkan output sehingga kedepan dapat di eskalasi produksinya," tutur dia.
Dari hasil kunjungan ke Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong ini, William memberikan catatan penting bagi Pertamina Geothermal Energy,
"Pertamina Geothermal Energy harus memaksimalkan progres eksplorasi sumur yang saat ini sedang berjalan guna menjaga keunggulan operasional. Ke depan, saya optimis Pertamina Geothermal Energy dapat terus berkembang guna memberikan akses ke energi bersih yang andal bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Lahendong menjadi salah satu dari 13 WKP yang dikelola langsung oleh PGE dengan total kapasitas terpasang 672 MW. Direktur Operasi PGEO Ahmad Yani menjelaskan PGE Area Lahendong telah berhasil memasok listrik kepada 133.300 rumah di wilayah Sulawesi Utara.
"Per semester I-2023 PGE Area Lahendong telah menghasilkan pendapatan usaha sebesar USD42,82 juta yang berkontribusi sebesar 20,7% terhadap pendapatan perseroan," ungkapnya. (NIA)