Pertamina Pastikan Distribusi Energi via MT Pagerungan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan
Armada laut memiliki peran penting dalam memastikan energi dapat menjangkau berbagai wilayah Indonesia secara konsisten.
IDXChannel - PT Pertamina Patra Niaga memastikan untuk terus mengoptimalkan distribusi energi nasional melalui pengelolaan armada laut yang modern, efisien, dan berstandar internasional. Salah satunya adalah melalui MT Pagerungan.
Dalam lima tahun terakhir, MT Pagerungan telah menjalani modernisasi melalui penerapan teknologi yang mendukung efisiensi operasional, keselamatan pelayaran, serta pengelolaan lingkungan.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto menyampaikan, armada laut memiliki peran penting dalam memastikan energi dapat menjangkau berbagai wilayah Indonesia secara konsisten.
“Distribusi energi melalui jalur laut membutuhkan armada yang andal, adaptif, dan mampu menjawab tantangan operasional di berbagai wilayah. Melalui modernisasi kapal seperti MT Pagerungan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat sistem logistik energi agar pasokan dapat tersalurkan secara aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Arif dalam pernyataan resminya, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Dari sisi teknologi, MT Pagerungan dilengkapi sejumlah perangkat pendukung efisiensi energi, antara lain Fin Stabilizer yang membantu menjaga kestabilan kapal saat berlayar, sehingga hambatan gerak dapat dikurangi dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih optimal.
Di sisi lainnya, penggunaan Variable Frequency Drive (VFD) mampu mengatur kerja motor listrik secara dinamis agar penggunaan energi lebih efisien dan beban kerja mesin dapat dikelola dengan lebih baik.
Selain teknologi efisiensi energi, kata Arif, MT Pagerungan juga telah dilengkapi Ballast Water Treatment System (BWTS) yang berfungsi mengolah air ballast sebelum dibuang kembali ke laut, termasuk melalui proses penyaringan dan penonaktifan organisme biologis maupun mikroorganisme.
Penerapan BWTS menjadi bagian dari kepatuhan kapal terhadap standar lingkungan internasional, sekaligus mendukung perlindungan ekosistem perairan dari potensi penyebaran spesies invasif.
Dia menerangkan, melalui penerapan teknologi tersebut, MT Pagerungan dapat menjalankan operasional distribusi secara lebih efektif, aman, dan ramah lingkungan.
Kapabilitas ini mendukung keandalan kapal dalam mengangkut berbagai produk olahan energi, termasuk produk minyak ringan atau light oil products seperti Marine Fuel Oil (MFO), High Speed Diesel (HSD), dan Marine Gas Oil (MGO), guna memenuhi kebutuhan energi nasional secara konsisten.
Melalui pengoperasian MT Pagerungan, kata dia, Pertamina Patra Niaga terus mendorong peran armada laut sebagai bagian penting dalam menjaga konektivitas energi nasional. Upaya ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk memastikan distribusi energi berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun sektor industri di berbagai wilayah Indonesia.
Arif menambahkan, MT Pagerungan selama ini mendukung konektivitas energi dari terminal utama seperti Balongan, Tuban, dan Tanjung Wangi serta sejumlah wilayah operasional di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Indonesia Timur.
Melalui rute tersebut, kapal ini mendukung kelancaran pasokan BBM ke wilayah dengan kebutuhan energi yang terus bergerak seiring aktivitas masyarakat dan industri.
"Penguatan peran MT Pagerungan juga sejalan dengan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan distribusi energi tidak hanya berjalan andal, tetapi juga semakin efisien dan memperhatikan aspek keberlanjutan," ujar dia.
(Dhera Arizona)